v Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi data merupakan bagian yang sangat penting dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer dapat berkomunikasi antara satu sama lain di bawah kendali oleh manusia. Dengan perkembangan teknologi informasi sistem komunikasi data dapat diimplementasikan dalam pengolahan, modifikasi, penciptaan data untuk membuat s
v Komponen Komunikasi Data
- Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data, berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
- Penerima, adalah piranti yang menerima data, juga bisa berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
- Pesan / Data, adalah informasiyang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
Media pengiriman, adalah me
perkembangan teknologi handphone
Menurut waktunya, perkembangan teknologi komunikasi dibagi 2, yaitu:
1. Masa Kuno (Lampau)
Alat komunikasi masa lalu masih sangat sederhana dibandingkan sekarang.
Peralatannya masih menggunakan bahan bahan dari alam.
Contoh media komunikasi masa lalu adalah:esuatu yang lebih manfaat yaitu informasi. Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai hubungan lebih satu komputer dalam suatu jaringan komputer dengan tujuan informasi sharing, resource sharing, file transfer, teleconfrence dan sebagainya (Tanenbaum, Andrew S., (1996) Computer Network, Thrid Edition, PT Prenhallindo dan Pearson Education Asia Pte.Ltd).
dia atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik.
- Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju.
v Tujuan Komunikasi Data
Mengirim data dalam jumlah besar dan waktu yang singkat dengan cara yang efisien dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat lain tanpa ada kesalahan.
v Keuntungan Komunikasi Data
- Ø memungkinkan penggunaan komputer atau terminal secara terpusat (sentralisasi) maupun tersebar (desentralisasi) sehingga mendukung menajemen dalam hal kontrol.
- Ø mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.
v Faktor yang harus diperhatikan pada komunikasi data
- Ø Protokol yang digunakan
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali.
Media transmisi harus efisien, biasanya karakteristik media transmisi adalah kemampuan besar data yang dapat ditampung (bandwidth), redamannya, daya yang dapat ditampung oleh transmisi, dan waktu yang dibutuhkan oleh transmisi.
- Ø Lalu lintas data (Traffic)
Lalu lintas data biasanya dipengaruhi oleh jumlah dan lokasi dari terminal dan komputer, kepadatan lalu lintas, prioritas / urgensi informasi yang disalurkan.
- Ø Keandalan sistem yang digunakan
Maksud dari keandalan sistem disini adalah mudah atau tidaknya sistem terserang ancaman dari luar yang merugikan proses data tersebut.
- Ø Kendala-kendala pada Komunikasi Data
Waktu Tanggap, waktu tanggap sistem merupakan ukuran kecepatan sistem dalam memberikan tanggapan atas input data yang dimasukan. Throughput, throughput merupakan ukuran beban dari sistem, yaitu persentase waktu yang diberikan untuk pengiriman data dengan melewati media transmisi tertentu. Faktor Manusia, manusia merupakan perancang, pembuat sekaligus pengguna sistem. Faktor manusia merupakan faktor yang sangat dominan dan menentukan lancar atau tidaknya sistem.
v Contoh Komunikasi Data
- Ø Contoh Komunikasi Data Nirkabel :
WiFi.
- GSM pada handphone.
- Bluetooth.
- Radio
- Inframerah untuk komunikasi jarak dekat pada HP
- Ø Contoh Komunikasi Data Dengan Kabel :
ADSL, Asymmetric Digital Subscriber Line, teknologi modem untuk komunikasi multimedia komunikasi data berkecepatan tinggi yang memanfaatkan kabel twisted-pair kabel telepon yang telah eksis. Kecepatan transmisinya dapat sampai mencapai 6 Mbps.
- LAN menggunakan kabel UTP
- Televisi Kabel
- USB
- Faximile
v Kendala Komunikasi Data
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupakan hal yang sangat penting.
Misalnya ATM. Dalam pengambilan uang lewat ATM dimana saat pemakai mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM.
v Elemen Utama yang digunakan dalam komunikasi data
Sumber data adalah elem yang digunakan untuk mengiri informasi seperti telex dan kabel telpon. Sumber data dilengkapi dengan trasmiter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan.
Transmisi data merupakan proses pengiriman dan dari satu sumber ke penerima data. Media transmisi ada bermacam-macam, antara lain kebel koaksial, kabel dua kawat, kabel serat optik, dan gelombang elektromagnetik
Penerima Data adalah alat yang berfungsi untuk menerima data atau informasi seperti pesawat telpon dan terminal. Penerima data bertugas menerima berita yang dikirimkan oleh sumber informasi. Dalam hal ini penerima data mempunyai alat yang disebut receiver. Riceiver berfungsi untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan.
a. Kentongan
b. Asap
c. Daun Lontar
2. Masa Sekarang (Modern)
Semenjak ditemukannya alat komunikasi untuk pertama kalinya, alat komunikasi ini terus mengalami perkembangan. Media komunikasi masa lalu pun turut mengalami kemajuan dan menjadi lebih praktis.
Contoh media komunikasi masa sekarang adalah:
a.Satelit
b.Modem, yaitu perangkat hardware yang dipasangkan pada komputer dan berfungsi mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog atau sebaliknya. Modem memungkinkan kita mengakses internet.
c.Telepon, yaitu alat telekomunikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima suara secara langsung (real time) dari jarak jauh melalui jaringan telepon atau sinyal listrik.
d.Handphone, ini adalah perkembangan dari telepon. Seperti namanya, telepon genggam memungkinkan kita untuk berkomunikasi dari jarak jauh tanpa sambungan kabel.
HANDPHONE 3 G (HP 3G)
1.Sejarah.
Sejarah GSM diawali dengan diadakannya konferensi pos dan telegraf di Eropa pada tahun 1982. Konferensi ini membentuk suatu study group yang bernama Groupe Special Mobile (GSM) untuk mempelajari dan mengembangkan sistem komunikasi publik di Eropa. Pada tahun 1989, tugas ini diserahkan kepada European Telecommunication Standards Institute (ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada pertengahan 1991.
Pada tahun 1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara. Keunikan GSM dibanding generasi pertama adalah layanan SMS. SMS atau Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter.
Teknologi CDMA membuat kapasitas suatu sel menjadi lebih besar dibanding sistem GSM karena pada sistem CDMA, setiap panggilan komunikasi memiliki kode-kode tertentu sehingga memungkinkan banyak pelanggan menggunakan sumber radio yang sama tanpa terjadinya gangguan interferensi dan cross talk. Sumber radio dalam hal ini adalah frekuensi dan time slot yang disediakan untuk tiap sel.
Sistem komunikasi wireless berbasis CDMA pertama kali digunakan pada tahun 1995 dan sampai sekarang, CDMA merupakan saingan utama dari sistem GSM di banyak negara. Pada tahun 1999, the International Telecommunication Union (ITU) memilih CDMA sebagai standar teknologi untuk generasi ketiga (3G). Varian CDMA yang banyak digunakan adalah WCDMA dan TD-SCDMA.
Pada bulan Mei 2001 sudah terdapat 35 juta pelanggan CDMA di seluruh dunia. Dan pada tahun 2003, terdapat 100 juta pelanggan yang menggunakan CDMA di seluruh dunia. Kelebihan utama yang dimiliki generasi ketiga adalah kemampuan transfer data yang cepat atau memiliki bit rate yang tinggi.
Tingginya bit rate yang dimiliki menyebabkan banyak operator CDMA dapat menyediakan berbagai aplikasi multimedia yang lebih baik dan bervariasi, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Bayangkan saja, hanya dengan sebuah handphone, kita memiliki fasilitas kamera, video, komputer, stereo dan radio. Selain itu, berbagai fasilitas hiburan pun bisa dinikmati seperti video klip, keadaan lalu lintas secara real time, teleconference, bahkan sekadar memesan tempat di restoran, cukup dengan menekan tombol di handphone.
2. Perkembangan Teknologi HP 3G
a.Generasi Pertama (1G)
Teknologi telepon seluler generasi pertama menggunakan sinyal analog. Pertama kali tersedia secara komersial di Amerika Serikat pada tahun 1978. Implementasi teknologi 1G adalah AMPS.
b.Generasi Kedua (2G)
Teknologi telepon seluler generasi kedua sudah menggunakan sinyal digital. Implementasi teknologi ini adalah GSM (Global System for Mobile Communication) yang saat ini digunakan oleh hampir sepertiga dari total populasi dunia (GSM Association)
GSM yang saat ini digunakan sudah memasuki fase 2.
Setelah 2G, lahirlah generasi 2,5 G yang merupakan versi lebih baik dari generasi kedua. Generasi 2,5 ini mempunyai kemampuan transfer data yang lebih cepat. Yang terkenal dari generasi ini adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE.
c.Generasi Ketiga (3G)
Baru-baru ini, tren komunikasi seluler mulai beralih kepada generasi berikutnya yang diprediksikan akan menjadi teknologi komunikasi seluler yang menjanjikan. Generasi 3 atau 3G merupakan teknologi terbaru dalam dunia seluler. Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan UMTS (Universal Mobile Telecommunication System) atau WCDMA (Wideband - Coded Division Multiple Access). Kelebihan generasi terbaru ini terletak pada kecepatan transfer data yang mencapai 384 kbps di luar ruangan dan 2 Mbps untuk aplikasi indoor.
Teknologi telepon seluler generasi ketiga mengandalkan fitur high-speed data access sehingga memungkinkan tersedianya layanan-layanan data yang lebih menarik. Teknologi ini memungkinkan proses komunikasi yang sebelumnya hanya dengan suara, kini dapat melalui video sehingga proses komunikasi dapat menjadi lebih baik. Selain itu, dengan kecepatan data yang tinggi, maka teknologi ini juga dapat menawarkan layanan-layanan hiburan yang dapat dinikmati oleh pengguna melalui ponselnya.
Selain itu, generasi ini dapat menyediakan layanan multimedia seperti internet, video streaming, video telephony, dan lain-lain dengan lebih baik. Generasi ketiga ini menggunakan teknologi CDMA yang awalnya muncul dari teknologi militer Amerika Serikat dan dikhususkan pada standar IS-95. Beberapa paten pada jaringan-jaringan yang ada sekarang yang berbasis pada teknologi CDMA dimiliki Qualcomm Inc., sehingga pembuat peralatan membayar royalti.
Ketika kita duduk di rumah pun, kita masih bisa melakukan berbagai hal tanpa harus keluar ruangan, seperti mencek saldo bank, membayar SPP untuk kuliah anak-anak, memesan makanan dan lain-lain. Itu semua bukan hal yang mustahil bagi generasi ketiga.
3.Dampak Positif dan Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Handphone 3G
Dampak Positif:
1.Memudahkan komunikasi dengan orang lain ditempat yang berbeda, seperti layaknya face to face.
2.Memudahkan orang dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi secara cepat dan praktis.
3.Dapat mengakses internet melalui handphone
4.Fitur-fitur yang ditawarkan canggih dan menarik
Dampak Negatif:
1.Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
2.Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang.
3.Memicu tindak kejahatan.
1. Teknologi Komunikasi Pita Lebar (Broadband)
Teknologi broadband secara umum didefinisikan
sebagai jaringan atau servis Internet yang memiliki kecepatan transfer yang
tinggi karena lebar jalur data yang besar. Meskipun jalur data yang disediakan
untuk penggunanya sangat lebar, teknologi broadband biasanya membagi jalur
lebar tersebut dengan pengguna sekitarnya.
Teknologi broadband atau pita lebar merupakan
salah satu teknologi media transminsi yang mendukung banyak frekuensi, mulai
dari frekuensi suara hingga video. Teknologi ini bisa membawa banyak sinyal
dengan membagi kapasitasnya (yang sangat besar) dalam beberapa kanal bandwidth.
Setiap kanal beroperasi pada frekuensi yang spesifik. Secara sederhana, istilah
teknologi broadband digunakan untuk menggambarkan sebuah koneksi berkecepatan
500 Kbps atau lebih.
Apa yang ditawarkan oleh layanan broadband?
Tentunya akses data multimedia berkecepatan tinggi berupa layanan gambar,
audio, dan video, termasuk video streaming, video downloading, video telephony,
dan video messaging. Melalui perangkat yang mendukung teknologi tersebut,
pengguna juga bisa mengakses hiburan mobile TV dan mengunduh musik, serta
melakukan komunikasi real-time menggunakan teknologi fixed-mobile, seperti
webcam melalui ponsel.
Broadband adalah koneksi kecepatan tinggi yang
memungkinkan akses Internet secara cepat dan selalu terkoneksi atau “always
on”. Kalau dirunut ke belakang, sejarah broadband bergerak mulai dari
ditemukannya kabel serat optik pada tahun 1950, dimana sebelumnya kebutuhan
komunikasi data belum dibutuhkan dalam kecepatan tinggi.
Tahun 1999, perkembangan transfer data
kapasitas besar dan kecepatan tinggi mulai banyak digunakan, utamanya dengan
maraknya layanan TV kabel yang membutuhkan kabel modem. Saat itu, tak kurang
dari 1,5 juta pelanggan TV kabel semakin menyemarakkan era baru, broadband.
Belakangan, meski TV kabel sudah banyak
pelanggannya, perkembangannya lebih banyak dipicu oleh munculnya teknologi ADSL
(asymmetric digital subscriber line). ADSL sanggup melewatkan jutaan bit
informasi dalam hitungan detik pada jaringan telepon biasa.
Selain ADSL, ada SHDSL Broadband (symmetric
high bit rate DSL), yang mampu mengirim dan menerima data pada kecepatan yang
sama, yakni hingga 2 Mbps.
Karenanya, SHDSL ini sangat cocok digunakan
untuk berbagai bisnis yang
membutuhkan data dalam jumlah besar dan kecepatan tinggi, misalnya
mengirim dan menerima e-mail dengan lampiran yang besar, file audio dan video.
Broadband semakin menunjukkan perkembangan pesat. Hingga akhir 2004 jumlah
pelanggannya telah mencapai 140 juta dan pertumbuhannya sangat cepat.
2. Wireless LAN (WLAN) dan WiMax
WiFi (Wireless Fidelity) atau sering disebut
WLAN (Wireless Local Area Network) merupakan salah satu teknologi broadband
wireless yang sudahmature (matang). Kematangan teknologi WiFi tersebut
dibuktikan dengan standardisasi yang telah lama disepakati (IEEE 802.11),
banyaknya dukungan vendor (pabrikan) dan telah banyak digunakan oleh berbagai
kalangan.
Penggunaan jaringan WiFi telah banyak dipakai
oleh perusahaan atau individu baik untuk jaringan privat maupun hotspot
(publik). Disamping banyak vendor yang bisa menyediakan AP (Access Point)
juga didukung oleh vendor terminal seperti komputer, notebook, PDA dan
handphoneyang telah dilengkapi dengan interface WiFi di dalamnya. Perkembangan
selanjutnya untuk teknologi Broadband Wireless adalah WiMAX (Wireless
Interoperability for Microwave Access). Teknologi ini hampir mirip dengan WiFi
ditambah dengan kemampuannya di sisi jarak jangkau, QoS, NLOS (Non Line of
Sight), security dan berbagai fitur lainnya.
Dengan kondisi tersebut di atas tentunya akan
banyak pertanyaan dari para pengamat dan pelaku telekomunikasi apakah WiMAX
nantinya akan bersaing dengan WiFi atau malah dapat digunakan untuk mendukung
penggelaran WiFi di lapangan. Artikel berikut mencoba mengulas dari dua
sudut pandang baik WiMAX dalam mendukung WiFi dan di sisi lain WiMAX juga akan
sama-sama melayani layaknya WiFi.
Aplikasi WiFi dan WiMAX
Dengan kemampuan yang dimiliki oleh WiFi
(Wireless LAN), maka pengguna dapat melakukan koneksi ke jaringan (internet)
secara mobile (wirelessly). Karakteristik tersebut sangat cocok dipakai oleh
user di area perkantoran, rumah sakit, kampus, hotel , bandara maupun di
perumahan.
Lain WiFi, lain juga dengan WiMAX. Beberapa
aplikasi yang bisa dicapai dengan memanfaatkan WiMAX adalah sebagai berikut :
- Aplikasi Backhaul
Untuk aplikasi backhaul maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk
backhaul WiMAX itu sendiri, backhaul Hotspot dan backhaul teknologi lain.
• Backhaul WiMAX
Dalam konteks WiMAX sebagai backhaul dari WiMAX aplikasinya mirip
dengan fungsi BTS sebagai repeater yang bertujuan untuk memperluas jangkauan
dari WiMAX.
• Backhaul Hotspot
Pada umumnya, hotspot banyak menggunakan saluran ADSL sebagai
backhaulnya untuk menyambungkan ke sisi koneksi internet. Dengan keterbatasan
jaringan kabel, maka WiMAX juga bisa dimanfaatkan sebagai backhaul
hotspot.
• Backhaul Teknologi Lain
Sebagai backhaul teknologi lain, WiMAX dapat digunakan
untukbackhaul seluler. Gambar berikut mengilustrasikan WiMAX untuk
menghubungkan MSC/BSC ke BTS seluler.
- Akses Broadband
WiMAX dapat digunakan sebagai ”Last Mile” teknologi untuk melayani
kebutuhan broadband bagi pelanggan. Dengan kemampuan lebih di sisi QoS (Quality
of Service) maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk melayani pelanggan perumahan
maupun bisnis dengan service yang berbeda.
- Personal Broadband
WiMAX sebagai penyedia layanan personal broadband, dapat dibedakan
menjadi 2 pangsa pasar yaitu yang bersifat nomadic dan mobile.Gambaran detilnya
sebagai berikut :
• Nomadic
Untuk solusi nomadic, maka biasanya tingkat perpindahan dari user
WiMAX tidak sering dan kalaupun pindah dalam kecepatan yang rendah.
Perangkatnya pun biasanya tidak sesimpel untuk aplikasi mobile.
• Mobile
Untuk aplikasi mobile, maka user WiMAX layaknya menggunakan
terminal WiFi seperti notebook, PDA atau smartphone. Perpindahan/tingkat
mobilitasnya sama dengan WiFi. Bedanya kalau menggunakan WiMAX maka digunakan
WiMAX card yang dipasang di terminal. Gambar 2. mengilustrasikan WiMAX untuk
aplikasi mobile.
Integrasi atau Overlay?
Bila dilihat dari penjelasan mengenai
aplikasi WiFi dan WiMAX di atas, maka secara garis besar keduanya dapat
diintegrasikan dan overlay(saling melapisi). Kalau integrasi berarti antara
WiMAX dan WiFi akan saling mendukung. Keduanya akan saling bersinergi untuk
melayani pelanggan yang lebih besar dan lebih banyak. Namun bila sifatnya
overlayatau overlap dari sisi coverage, maka dapat difungsikan saling mendukung
(bila satu operator) dan juga akan saling berlawanan bila berbeda operator.
Beberapa konfigurasi yang dapat diterapkan oleh operator WiMAX dan
WiFi bila diantara keduanya diintegrasikan adalah sebagai berikut:
- Sebagai backhaul
Jaringan WiFi akan menjadi lebih cost effective daripada perangkat
WiFi untuk backhaul-nya. Dengan perpaduan 2 teknologi ini maka WiMAX
difungsikan sebagaibackhaul sedangkan WiFi tersambung langsung ke pelanggan
(akses).
- Sebagai Backhaul antar WiFi Mesh Network
Pada tahapan ini WiMAX sudah digunakan langsung sebagai bagian
dari jaringan mesh WiFi. Subscriber Terminal (ST) dari WiMAX dipasangkan pada
Access Point WiFi Mesh Network sehingga jaringan WiFi dengan sendirinya menjadi
lebih reliable pada coverage area yang lebih luas dan mengurangi cost
connection yang ditimbulkan dari penarikan kabel setiap pemasangan AP.
Konfigurasinya diperlihatkan oleh Gambar 3. Solusi ini secara prinsip dapat
meningkatkan performansi dan daya tahan (robust) dari jaringan WiFi.
- Integrasi Penuh WiFi-WiMAX
Komunikasi sudah dapat dilakukan sampai pada tingkat Client.
Jangkauan WiMAX overlaping dengan jangkauan WiFi. Hal ini memberikan
pilihan-pilihan layanan yang lebih baik, lebih fleksibel terhadap
perubahan-perubahan jaringan dan memanjakan user dengan kemudahan hubungan
sesuai dengan perangkat terminal yang dimiliki. Apalagi dengan implementasi
dual AP radio (WiFi dan WiMAX), maka integrasi akan menjadi semakin mudah dan
pembangunan jaringan juga bisa lebih cepat.
Kombinasi kedua platform teknologi ini memberikan solusi yang
sangat memadai, terutama untuk sistem komunikasi data yang selama ini masih
menjadi kendala. Akses ke jaringan internet merupakan aplikasi yang
diuntungkan. Berbagai inovasi bisa diciptakan seperti misalnya layanan internet
gratis ke rumah-rumah, pelayanan hubungan pada komunitas-komunitas seni budaya,
profesi-profesi sosial non profit, dan sebagainya.
Dengan demikian maka bagi konsumen akan semakin dimudahkan, karena
dapat melihat jaringan sesuai dengan kebutuhan. Ilustrasi di atas menggambarkan
di notebook konsumen dimana nampak antara network (jaringan) WiFi (Hotspot)
dengan WiMAX.
Bagi operator Hotspot, WiMAX dapat dijadikan untuk memudahkan
penetrasi implementasi Hotspot. Disamping sebagai customer Loyalty juga akan
menambah brand image bagi operator dimaksud. Akan tetapi bila operatornya
berbeda maka mau tidak mau juga akan merebut pasar hotspot yang berbasis pada
teknologi WiFi. Kualitas, harga, marketing, dan after sales service-lah yang
akan menentukan ke mana pelanggan akan memilih.
3. Bluetooth
Bluetooth adalah salah satu teknologi
komunikasi data yang biasanya ditemui pada telepon seluler / handphone. Selain
pada handphone, teknologi bluetooth dapat digunakan pada komputer juga lho.
Fungsi dari bluetooth diantaranya adalah untuk mentransfer data atau file dari
handphone ke handphone lain atau bisa juga dari handphone ke komputer atau
sebaliknya. Tapi ada syaratnya ada syaratnya juga, jika ingin mengirim data/file
dari handphone ke handphone maka kedua handphone tersebut harus memiliki
fasilitas bluetooth.
Dan berdasarkan yg dipaparkan di
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Bluetooth
Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk
jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel.
Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar
informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth
ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest
Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan
sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi
data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak
terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan
transfer data yang rendah.
Jika kita mengenal Device Bluetooth, Mungkin masih ada diantara
kita yang ingin tau dari mana sih asal nama Bluetooth itu diambil?
Bluetooth dimulai sebagai kode nama untuk asosiasi ketika pertama
kali dibentuk dan nama stuck. Nama “Bluetooth” berasal dari abad ke 10. Raja
Denmark Harald Blatand – Harold Bluetooth atau dalam bahasa Inggris. Raja
Blatand telah memainkan peranan dalam uniting bermusuhan golongan di bagian
atas apa yang sekarang Norwegia, Swedia, dan Denmark – seperti teknologi
Bluetooth dirancang untuk memungkinkan kolaborasi antara industri yang berbeda,
seperti komputer, ponsel, dan pasar otomotif.
KELEBIHAN TEKNOLOGI BLUETOOTH
1. Bluetooth dapat menembus dinding, kotak,
dan berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30
kaki atau 10 meter
2. Bluetooth tidak memerlukan kabel
ataupun kawat
3. Bluetooth dapat mensinkronisasi basis
data dari telepon genggam ke komputer
4. Dapat digunakan sebagai perantara
modem
KEKURANGANNYA :
1. Sistem ini menggunakan frekuensi yang
sama dengan gelombang LAN standar
2. Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak
koneksi Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk
menemukan penerima yang diharapkan
3. Banyak mekanisme keamanan Bluetooth
yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau
penerimaan informasi.
4. Di Indonesia, sudah banyak beredar
virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone
TATA CARA BLUETOOTH
Sistem bluetooth terdiri dari sebuah radio
transceiver, baseband link Management dan Control, Baseband (processor core,
SRAM, UART, PCM USB Interface), flash dan voice codec. Baseband link controller
menghubungkan perangkat keras radio ke baseband processing dan layer protokol
fisik. Link manager melakukan aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi
seperti melakukan link setup, autentikasi dan konfigurasi.
Protokol bluetooth menggunakan sebuah
kombinasi antara circuit switching dan paket switching . Sebuah perangkat yang
memiliki teknologi wireless akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran
informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet), bahkan
untuk daya kelas 1 bisa sampai pada jarak 100 meter.
Bluetooth merupakan chip radio yang dimasukkan
ke dalam komputer, printer, handphone dan peralatan lainnya. Chip bluetooth ini
dirancang untuk menggantikan kabel. Informasi yang biasanya dibawa oleh kabel
dengan Bluetooth ditransmisikan pada frekuensi tertentu kemudian diterima oleh
chip Bluetooth kemudian informasi tersebut diterima oleh komputer, handphone
dan peralatan lainnya.
Tiga buah lapisan fisik yang sangat penting
dalam protokol arsitektur Bluetooth ini adalah
1. Bluetooth radio, adalah lapisan terendah dari spesifikasi
Bluetooth. Lapisan ini mendefinisikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh
perangkat tranceiver yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz ISM.
2. Baseband, lapisan yang memungkinkan
hubungan Radio Frequency (RF) terjadi antara beberapa unit Bluetooth membentuk
piconet. Sistem RF dari bluetooth ini menggunakan frekuensi-hopping-spread
spectrum yang mengirimkan data dalam bentuk paket pada time slot dan frekuensi
yang telah ditentukan, lapisan ini melakukan prosedur pemeriksaan dan paging
untuk sinkronisasi transmisi frekuensi hopping dan clock dari perangkat
bluetooth yang berbeda.
3. LMP (Link Manager Protocol)
bertanggung jawab terhadap link set-up antar perangkat Bluetooth. Hal ini
termasuk aspek security seperti autentifikasi dan enkripsi dengan pembangkitan,
penukaran dan pemeriksaan ukuran paket dari lapis baseband.
Sistem Bluetooth bekerja pada frekuensi 2.402GHz – 2.480GHz,
dengan 79 kanal RF yang masing-masing mempunyai spasi kanal selebar 1 MHz,
menggunakan sistem TDD(Time-Divisio Duplex). Secara global alokasi frekuensi
bluetooth telah tersedia, namun untuk berbagai negara pengalokasian frekuensi
secara tepat dan lebar pita frekuensi yang digunakan berbeda. Penggunaan
spektrum frekuensi 2.4 GHz secara global belum diatur.
Ada beberapa teknologi yang menggunakan spectrum ini diantaranya
Komunikasi Radio Frequency, seperti HomeRF (sebuah spesifikasi untuk komunikasi
RF dalam lingkungan perumahan); kemudian IEEE 802.11 untuk spesifikasi dari
teknologi Wireless LAN, dan Oven microwave. karena spektrum frekuensi ini belum
dilisensikan, maka banyak teknologi yang menggunakannya, sehingga radio
interferensi sangat memungkinkan untuk terjadi. Oleh karena itu persyaratan dan
pengalamatan mutlak diperlukan bagi teknologi yang menggunakan spektrum 2.4 GHz
ini. Komunikasi bluetooth didesain untuk memberikan keuntungan yang optimal
dari tersedianya spektrum ini dan mengurangi interferensi RF. Semuanya itu akan
terjadi karena bluetooth beroperasi menggunakan level energi yang rendah.
4. Long Term Evolution (LTE)
LTE (Long Term Evolution) adalah sebuah nama
baru dari layanan yang mempunyai kemampuan tinggi dalam sistem komunikasi
bergerak (mobile). Merupakan langkah menuju generasi ke-4 (4G) dari teknologi
radio yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan
telepon mobile. Dimana generasi sebelumnya dikenal sebagai 3G.
Meskipun biasanya dilihat sebagai telepon
seluler atau penghantar, LTE juga didukung oleh badan-badan keamanan publik di
Amerika Serikat. Band radio 700 MHz sebagai teknologi pilihan untuk keselamatan
publik.
LTE memberikan tingkat kapasitas downlink
sedikitnya 100 Mbps, dan uplink paling sedikit 50 Mbps dan RAN round-trip
kurang dari 10 ms. LTE mendukung operator bandwidth, dari 20 MHz turun menjadi
1,4 MHz dan mendukung pembagian frekuensi duplexing (FDD) dan waktu pembagian
duplexing (TDD).
LTE nih banyak banget keuntungannya guys buat
kita, apalagi diera globalisasi yang apa apanya serba cepat dan menarik,
Nah buat kalian, ini dia beberapa keuntungan
dari LTE :
1) Tingkat download sampai dengan
299.6 Mbis/s dan tingkat upload gingga 75.5 Mbis/s tergantung pada katagori
perangkat yang digunakan.
2) Peningkatan
dukungan untuk mobilitas, sebagai contoh dukungan untuk terminal bergerak
hingga 350km/jam atau 500 km/jam tergantung pita frekuensi
3) Dukungan untuk semua gelombang frekuensi yang saat ini digunakan
oleh sistem IMT dan ITU-R
4) Di daerah kota dan perkotaan, frekuensi band yang lebih tinggi
(seperti 2.6 GHz di Uni Eropa) digunakan untuk mendukung kecepatan tinggi
mobile broadband.
5) Dukungan untuk MBSFN (Multicast Broadcast Single Frequency
Network). Fitur ini dapat memberikan layanan seperti Mobile TV menggunakan
infrastruktur LTE, dan merupakan pesaing untuk layanan DVB-H berbasis siaranTV.